Mengapa Ada Penderita Mata Juling? Inilah Penyebabnya

Mengapa Ada Penderita Mata Juling? Inilah Penyebabnya

Ada beberapa masalah yang melibatkan organ mata. Salah satunya ialah penyakit mata juling atau strabismus. Bagi anda yang masih belum familier, penyakit ini terjadi ketika letak kedua mata tidak sejajar sehingga melihat ke arah titik yang berbeda. Salah satu mata mungkin melihat ke arah bawah atau atas atau samping sedangkan mata lainnya menunjuk arah berbeda. Alhasil keduanya tidak dapat fokus melihat ke objek yang sama. Salah satu penyebab mata juling ini ialah masalah koordinasi otot dalam melakukan pergerakan bola mata yang tidak baik. Perlu anda ketahui bahwa otot pada mata terbagi menjadi 6 bagian otot. Ke-6 otot tersebut seharusnya bekerja bersamaan untuk menggerakkan mata agar fokus pada satu objek yang sama. Namun jika kinerja otot tidak baik, maka otot tidak akan bekerja berasaan sehingga fokus objek yang dilihat berbeda-beda.

Strabismus dapat diderita oleh semua orang, baik itu kondisi sejak lahir, faktor genetika, ataupun ketika dewasa setelah mengalami gangguan pada mata. Sebab ada beberapa kasus di mana penyakit ini muncul akibat kinerja mata yang terlalu berat dalam menghadapi masalah penglihatan, seperti astigmatisme, rabun jauh, atau rabun dekat. Penyebab mata juling lainnya terbagi menjadi dua golongan berdasarkan usianya sesuai dengan kutipan pada alodokter.com, yaitu ketika anak-anak dan dewasa.

  1. Penyebab mata juling yang dialami oleh orang dewasa
  • Menderita diabetes.
  • Mengalami Guallain-Barre.
  • Cedera pada mata atau kepala.
  • Cedera pada otak traumatis
  • Pasien stroke.
  • Botulisme.
  • Keracunan akibat kerang-kerangan.
  • Penyakit Grave.
  • Kelainan fisik berupa cerebral palsy.
  • Kehilangan penglihatan mata akibat adanya penyakit mata atau keadaan lainnya.
  1. Penyebab mata juling yang dialami oleh anak-anak
  • Menderita diabetes.
  • Pasien lumpuh otak.
  • Mengalami kanker mata pada retinoblasma.
  • Adanya kelainan genetik, misalnya Down syndrome.

Penyebab lainnya berupa penyakit mata tiroid, trauma, dan gangguan saraf. Artikel pada laman docdoc.com menyatakan bahwa adanya trauma yang terjadi akibat kerusakan otak, kerusakan otot mata, dan kerusakan saraf menyebabkan mata juling. Selain mengenali penyebab mata juling, anda juga disarankan untuk mengenali gejalanya agar dapat dideteksi sejak awal dan lekas disembuhkan oleh dokter. Biasanya gejala akan lebih mudah dikenali ketika dewasa. Bahaya akan terjadi ketika kinerja mata akan melemah seiring berjalannya waktu sehingga menimbulkan masalah ambliopia atau mata malas. Mengapa berbahaya? Sebab masalah ini akan menyebabkan kebutaan secara permanen. Adapun gejala yang diderita oleh pasien mata juling, yaitu.

  1. Memiringkan kepala ketika melihat sesuatu hal.
  2. Penglihatan ganda atau kabur.
  3. Mengalami sakit kepala.
  4. Mata mengalami rasa tegang yang berlebih.
  5. Mata tidak terlihat sejajar.
  6. Praduga akan perkiraan jarak menurun.
  7. Sering menyipitkan mata atau berkedip, terlebih ketika berada di bawah sinar matahari.
  8. Kedua bola mata tidak bergerak dengan bersamaan.

Mengetahui beberapa faktor risiko pemicu strabismus menjadi salah satu jalan untuk tahu penyebab mata juling. Ada beberap alasan yang mendasarinya sesuai artikel pada hellosehat.com, berikut penjabarannya.

  1. Keturunan Keluarga atau Kelainan Genetik

Kemungkinan seseorang menderita strabismus ialah adanya anggota keluarganya yang juga mengalaminya. Ini berlaku juga untuk anak anda nantinya. Selain itu, memang ada beberapa kasus yang dari awal dilahirkan, ada beberapa bayi yang memiliki kelainan genetik yang rentan terjadi masalah penglihatan.

  1. Usia

Umumnya banyak diderita pada balita, bayi, dan anak-anak.

  1. Menderita Tumor Pada Otak

Ketika otak memiliki kelainan seperti cedera otak, tumor otak, hidrosefalus, stroke, down syndrome, cerebral palsy, kemungkinan indera penglihatan mengalami juling.

  1. Menderita Diabetes

Kadar gula darah yang tinggi akibat diabetes akan mempengaruhi penglihatan pada penderita. Akhirnya akan berdampak pada mata menjadi juling.

  1. Infeksi Virus
  2. Adanya Kerusakan Pada Mata.
0 Comments